Pecahan dari suatu jumlah

Ubah contoh, lalu hitung.

Untuk mencari pecahan dari suatu jumlah, kalikan jumlah itu dengan pecahannya: 2/5 dari 35 adalah 14. Tulis pecahan dan jumlahnya, boleh dengan satuan, lalu kalkulator menampilkan bagian yang tepat, sisa dari jumlah awal, dan komplemen pecahan. Pecahan, desimal, dan pecahan campuran bisa dipakai.

Satuan (opsional)

Hasil

Tepat

Isi kolom di samping, lalu hitung hasilnya.

Kalikan pecahan dengan jumlah, lalu lihat sisa tepatnya berdasarkan 1 dikurangi pecahan tersebut.

Pecahan sisa adalah 1 dikurangi pecahan yang dimasukkan; nilainya bisa negatif jika pecahannya lebih dari 1.

Contoh: 3/4 dari 80 buah = 60 buah; tersisa 20 buah.

Contoh visual

Menghitung 3/4 dari 80

Kalikan jumlah dengan pecahan: ambil tiga dari empat kelompok yang sama besar.

3/4 × 80 = 3 × 20 = 60

Bagi 80 menjadi 4 kelompok, masing-masing 20. Tiga kelompok berjumlah 60 dan tersisa 1 kelompok berisi 20; 60 + 20 = 80.
Bagaimana hasil ini diperiksa?Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Poin penting

Aturan
a/b dari C adalah a × C ÷ b: 5/6 dari 18 = 5 × 18 ÷ 6 = 15.
Urutan
Boleh membagi dulu atau mengalikan dulu: 7/8 dari 24 adalah 24 ÷ 8 × 7 = 21 dan juga 7 × 24 ÷ 8 = 21.
Sisa
Kalau 1/3 dari 90 dipakai, sisanya 2/3 dari 90 = 60. Pecahan sisa adalah 1 dikurangi pecahan yang dipakai.
Satuan
Satuan disalin apa adanya: 3/10 dari 50 km adalah 15 km. Kalkulator tidak mengonversi satuan.
Hasil tanpa pembulatan
Kalau bagiannya bukan bilangan bulat, hasilnya tetap berupa pecahan dan juga ditulis sebagai pecahan campuran.

Rumus

a/b dari C = (a × C)/b

Contoh:5/6 dari 18 = (5 × 18)/6 = 90/6 = 15

Penyebut b tidak boleh nol.

Diterbitkan pada

Cara menyelesaikannya

  1. Bagi jumlah dengan penyebut: hasilnya nilai satu bagian.
  2. Kalikan nilai itu dengan pembilang.
  3. Pastikan hasilnya lebih kecil dari jumlah awal jika pecahannya biasa.
Contoh

40 ÷ 5 = 8

8 × 3 = 24

Hasil: 24

Kesalahan umum:Salah: 20 ÷ 2 × 5 = 50.Benar: 20 ÷ 5 × 2 = 8.Penyebut membagi dan pembilang mengalikan. Untuk 2/5 dari 20, bagi dengan 5 lalu kalikan dengan 2.

Tulis pecahan dan jumlah di kolom atas, lalu tekan “Hitung”. Baris pertama adalah bagiannya, dan di bawahnya muncul komplemen serta sisa dari jumlah awal. Kalau yang kamu cari jumlah awalnya, pakai menentukan keseluruhan dari pecahan, dan kalau yang dicari pecahannya, pakai berapa bagian dari keseluruhan.

Contoh soal: 3/4 dari 80

Sebuah kotak berisi 80 buah dan 3/4 di antaranya dipakai. Berapa buah yang dipakai dan berapa yang tersisa?

  1. Bagi jumlah awal menjadi bagian yang sama besar. Penyebutnya 4, jadi 80 ÷ 4 = 20 buah tiap bagian.
  2. Ambil bagian sebanyak pembilangnya. Ada 3 bagian: 3 × 20 = 60.
  3. Cari sisanya. Tersisa 1 dari 4 bagian: 80 − 60 = 20 buah.

Hasil: 60 buah dipakai dan 20 buah tersisa.

Pemeriksaan: 60 + 20 = 80, dan 60 lebih dari setengah 80, sesuai dengan 3/4.

80 dibagi menjadi 4 bagian berisi 20, lalu diambil 3 bagian.

80 ÷ 4 = 20; 3 × 20 = 60

Mengalikan dengan pecahan itu sama dengan membagi dengan 4 lalu mengalikan dengan 3. Karena itu perhitungannya adalah perkalian pecahan dengan jumlah awal sebagai faktor kedua. Wikipedia bahasa Indonesia mendefinisikan pecahan a/b lewat pembilang a dan penyebut b, jadi tiga perempat dari sesuatu berarti 3 kali bagian yang besarnya seperempat dari sesuatu itu.

Tiga pertanyaan yang mirip

Ada tiga soal yang memakai tiga data yang sama, yaitu jumlah awal, bagian, dan pecahan, dan di tiap soal ada satu yang belum diketahui. Sebelum menghitung, tentukan dulu data mana yang dicari.

Yang dicari pada tiap soal dan kalkulator yang dipakai
Yang dicariContohDi mana
Bagian2/7 dari 42 adalah 12Halaman ini
Jumlah awal12 adalah 2/7 dari jumlah awal: 42Menentukan keseluruhan dari pecahan
Pecahan12 dari 42 adalah 2/7Berapa bagian dari keseluruhan

Tabel ini memisahkan soal menurut data yang belum diketahui: kalau yang dicari bagian, kamu mengalikan, dan kalau yang dicari jumlah awal, kamu membagi. Untuk pembagian yang lebih umum, panduan pecahan dari himpunan membedakan keseluruhan, bagian, dan satuannya.

Kalau hasilnya bukan bilangan bulat

Tidak semua pecahan membagi jumlah awal dengan habis. Hasilnya ditulis sebagai pecahan dan sebagai pecahan campuran, tanpa pembulatan; kalau kamu perlu desimalnya, ubah dengan pecahan ke desimal.

Kasus yang hasilnya bukan bilangan bulat atau berubah bentuk
KasusPerhitunganHasil
Bagian bukan bilangan bulat2/3 dari 1020/3 = 6 2/3
Satuan dipertahankan5/8 dari 2 kg10/8 = 5/4 = 1,25 kg
Jumlah desimal3/8 dari 2,515/16
Pecahan dari pecahan1/3 dari 3/51/5

Pada keempat kasus, pembilang dikalikan dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, lalu hasilnya disederhanakan. Baris kedua menunjukkan bahwa 1,25 kg bernilai sama dengan 5/4 kg, hanya ditulis sebagai desimal.

Pecahan yang sering dipakai dari tiga jumlah

Tabel ini berguna untuk melihat sekilas waktu, uang, atau sudut: menit dalam satu jam, jumlah 100, dan derajat dalam satu putaran penuh.

Pecahan dari 60, 100, dan 360
PecahanDari 60Dari 100Dari 360
1/23050180
1/320100/3 (33 1/3)120
2/340200/3 (66 2/3)240
1/4152590
1/1061036
1/5122072
1/61050/3 (16 2/3)60
1/815/2 (7 1/2)25/2 (12 1/2)45

Angka 60 dan 360 punya banyak faktor, sehingga hampir semua pecahannya menghasilkan bilangan bulat. Pada 100, sepertiga dan seperenam menghasilkan pecahan yang bukan bilangan bulat. Untuk mengubah pecahan jam menjadi menit dengan lebih banyak kasus, buka pecahan jam ke menit.

Berlatih dan mencari rujukan

Jumlah yang kamu tulis harus nol atau positif, sedangkan pecahannya boleh murni, tidak murni, atau negatif. Tulis jumlahnya langsung dalam satuan yang kamu inginkan pada jawaban. Untuk berlatih, coba beberapa pecahan dan jumlah pilihanmu sendiri lalu cocokkan dengan hitungan di atas kertas.

Sumber

Wikipedia bahasa Indonesia, artikel Pecahan, bagian pembuka: pecahan a/b memiliki pembilang a dan penyebut b dengan b tidak sama dengan nol (diakses 17 Oktober 2026).

Pertanyaan umum

Apa beda “dari” dan “×” pada 1/6 dari 54?

Tidak ada: pada pecahan dari suatu jumlah, “dari” berarti kali. 1/6 dari 54 adalah 1/6 × 54 = 54/6 = 9. Kata “dari” muncul di soal cerita dan tanda × di perhitungan, tetapi keduanya menyatakan operasi yang sama. Kalau soal berbunyi “setengah dari”, pikirkan 1/2 ×.

Bagaimana mencari jumlah awal kalau bagiannya diketahui?

Bagi bagian itu dengan pecahannya, yaitu kalikan dengan kebalikan pecahan. Kalau 21 adalah 3/7 dari jumlah awal, jumlah awalnya 21 × 7/3 = 49. Kalkulator menentukan keseluruhan dari pecahan melakukan operasi kebalikan ini dan memeriksa hasilnya.

Bisakah hasilnya lebih besar dari jumlah awal?

Bisa, kalau pecahannya lebih besar dari 1. 5/4 dari 40 adalah 50: jumlah penuh ditambah seperempatnya lagi, yaitu 10. Kalau pecahannya kurang dari 1, hasilnya selalu lebih kecil dari jumlah awal, dan kalau pecahannya 1, hasilnya sama.

Bagaimana menghitung persen dari suatu jumlah?

Tulis persen sebagai pecahan berpenyebut 100, lalu sederhanakan. 40% dari 55 adalah 40/100 dari 55 = 2/5 dari 55 = 22. Untuk mengubah persen menjadi pecahan tanpa menghitung jumlahnya, pakai persen ke pecahan.

Langkah berikutnya

Menghitung keseluruhan dari bagian dan pecahannya Hitung keseluruhan dari satu bagian dan pecahannya.

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.