Cara menyelesaikannya
- Bagi jumlah dengan penyebut: hasilnya nilai satu bagian.
- Kalikan nilai itu dengan pembilang.
- Pastikan hasilnya lebih kecil dari jumlah awal jika pecahannya biasa.
40 ÷ 5 = 8
8 × 3 = 24
Hasil: 24
Kesalahan umum:Salah: 20 ÷ 2 × 5 = 50.Benar: 20 ÷ 5 × 2 = 8.Penyebut membagi dan pembilang mengalikan. Untuk 2/5 dari 20, bagi dengan 5 lalu kalikan dengan 2.
Tulis pecahan dan jumlah di kolom atas, lalu tekan “Hitung”. Baris pertama adalah bagiannya, dan di bawahnya muncul komplemen serta sisa dari jumlah awal. Kalau yang kamu cari jumlah awalnya, pakai menentukan keseluruhan dari pecahan, dan kalau yang dicari pecahannya, pakai berapa bagian dari keseluruhan.
Contoh soal: 3/4 dari 80
Sebuah kotak berisi 80 buah dan 3/4 di antaranya dipakai. Berapa buah yang dipakai dan berapa yang tersisa?
- Bagi jumlah awal menjadi bagian yang sama besar. Penyebutnya 4, jadi 80 ÷ 4 = 20 buah tiap bagian.
- Ambil bagian sebanyak pembilangnya. Ada 3 bagian: 3 × 20 = 60.
- Cari sisanya. Tersisa 1 dari 4 bagian: 80 − 60 = 20 buah.
Hasil: 60 buah dipakai dan 20 buah tersisa.
Pemeriksaan: 60 + 20 = 80, dan 60 lebih dari setengah 80, sesuai dengan 3/4.
80 ÷ 4 = 20; 3 × 20 = 60
Mengalikan dengan pecahan itu sama dengan membagi dengan 4 lalu mengalikan dengan 3. Karena itu perhitungannya adalah perkalian pecahan dengan jumlah awal sebagai faktor kedua. Wikipedia bahasa Indonesia mendefinisikan pecahan a/b lewat pembilang a dan penyebut b, jadi tiga perempat dari sesuatu berarti 3 kali bagian yang besarnya seperempat dari sesuatu itu.
Tiga pertanyaan yang mirip
Ada tiga soal yang memakai tiga data yang sama, yaitu jumlah awal, bagian, dan pecahan, dan di tiap soal ada satu yang belum diketahui. Sebelum menghitung, tentukan dulu data mana yang dicari.
| Yang dicari | Contoh | Di mana |
|---|---|---|
| Bagian | 2/7 dari 42 adalah 12 | Halaman ini |
| Jumlah awal | 12 adalah 2/7 dari jumlah awal: 42 | Menentukan keseluruhan dari pecahan |
| Pecahan | 12 dari 42 adalah 2/7 | Berapa bagian dari keseluruhan |
Tabel ini memisahkan soal menurut data yang belum diketahui: kalau yang dicari bagian, kamu mengalikan, dan kalau yang dicari jumlah awal, kamu membagi. Untuk pembagian yang lebih umum, panduan pecahan dari himpunan membedakan keseluruhan, bagian, dan satuannya.
Kalau hasilnya bukan bilangan bulat
Tidak semua pecahan membagi jumlah awal dengan habis. Hasilnya ditulis sebagai pecahan dan sebagai pecahan campuran, tanpa pembulatan; kalau kamu perlu desimalnya, ubah dengan pecahan ke desimal.
| Kasus | Perhitungan | Hasil |
|---|---|---|
| Bagian bukan bilangan bulat | 2/3 dari 10 | 20/3 = 6 2/3 |
| Satuan dipertahankan | 5/8 dari 2 kg | 10/8 = 5/4 = 1,25 kg |
| Jumlah desimal | 3/8 dari 2,5 | 15/16 |
| Pecahan dari pecahan | 1/3 dari 3/5 | 1/5 |
Pada keempat kasus, pembilang dikalikan dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, lalu hasilnya disederhanakan. Baris kedua menunjukkan bahwa 1,25 kg bernilai sama dengan 5/4 kg, hanya ditulis sebagai desimal.
Pecahan yang sering dipakai dari tiga jumlah
Tabel ini berguna untuk melihat sekilas waktu, uang, atau sudut: menit dalam satu jam, jumlah 100, dan derajat dalam satu putaran penuh.
| Pecahan | Dari 60 | Dari 100 | Dari 360 |
|---|---|---|---|
| 1/2 | 30 | 50 | 180 |
| 1/3 | 20 | 100/3 (33 1/3) | 120 |
| 2/3 | 40 | 200/3 (66 2/3) | 240 |
| 1/4 | 15 | 25 | 90 |
| 1/10 | 6 | 10 | 36 |
| 1/5 | 12 | 20 | 72 |
| 1/6 | 10 | 50/3 (16 2/3) | 60 |
| 1/8 | 15/2 (7 1/2) | 25/2 (12 1/2) | 45 |
Angka 60 dan 360 punya banyak faktor, sehingga hampir semua pecahannya menghasilkan bilangan bulat. Pada 100, sepertiga dan seperenam menghasilkan pecahan yang bukan bilangan bulat. Untuk mengubah pecahan jam menjadi menit dengan lebih banyak kasus, buka pecahan jam ke menit.
Berlatih dan mencari rujukan
Jumlah yang kamu tulis harus nol atau positif, sedangkan pecahannya boleh murni, tidak murni, atau negatif. Tulis jumlahnya langsung dalam satuan yang kamu inginkan pada jawaban. Untuk berlatih, coba beberapa pecahan dan jumlah pilihanmu sendiri lalu cocokkan dengan hitungan di atas kertas.
Sumber
Wikipedia bahasa Indonesia, artikel Pecahan, bagian pembuka: pecahan a/b memiliki pembilang a dan penyebut b dengan b tidak sama dengan nol (diakses 17 Oktober 2026).
Pertanyaan umum
Apa beda “dari” dan “×” pada 1/6 dari 54?
Tidak ada: pada pecahan dari suatu jumlah, “dari” berarti kali. 1/6 dari 54 adalah 1/6 × 54 = 54/6 = 9. Kata “dari” muncul di soal cerita dan tanda × di perhitungan, tetapi keduanya menyatakan operasi yang sama. Kalau soal berbunyi “setengah dari”, pikirkan 1/2 ×.
Bagaimana mencari jumlah awal kalau bagiannya diketahui?
Bagi bagian itu dengan pecahannya, yaitu kalikan dengan kebalikan pecahan. Kalau 21 adalah 3/7 dari jumlah awal, jumlah awalnya 21 × 7/3 = 49. Kalkulator menentukan keseluruhan dari pecahan melakukan operasi kebalikan ini dan memeriksa hasilnya.
Bisakah hasilnya lebih besar dari jumlah awal?
Bisa, kalau pecahannya lebih besar dari 1. 5/4 dari 40 adalah 50: jumlah penuh ditambah seperempatnya lagi, yaitu 10. Kalau pecahannya kurang dari 1, hasilnya selalu lebih kecil dari jumlah awal, dan kalau pecahannya 1, hasilnya sama.
Bagaimana menghitung persen dari suatu jumlah?
Tulis persen sebagai pecahan berpenyebut 100, lalu sederhanakan. 40% dari 55 adalah 40/100 dari 55 = 2/5 dari 55 = 22. Untuk mengubah persen menjadi pecahan tanpa menghitung jumlahnya, pakai persen ke pecahan.