Mengubah resep dengan pecahan

Ubah contoh, lalu hitung.

Untuk mengubah ukuran resep, bagi porsi baru dengan porsi awal, lalu kalikan setiap bahan dengan faktor itu. Jika 1/3 gelas minyak cukup untuk 3 porsi, untuk 5 porsi kamu perlu 5/9 gelas. Kalkulator menghitung seluruh daftar bahan dan mempertahankan satuan tiap takaran.

Hasil

Tepat

Isi kolom di samping, lalu hitung hasilnya.

Kalikan setiap takaran dengan perbandingan porsi baru terhadap porsi awal.

Contoh: 2/3 cangkir tepung untuk 4 porsi menjadi 1 cangkir untuk 6 porsi.

Contoh visual

Sesuaikan dari 4 menjadi 6 porsi

Hitung faktor skala terlebih dahulu, lalu kalikan setiap bahan dan pertahankan satuannya.

6 ÷ 4 = 3/2

Gelas ukur dengan tanda per delapan, terisi sampai 7/8: 3/4 berwarna biru ditambah 1/8 berwarna hijau muda. Di kanan, penjumlahan 3/4 + 1/8 = 7/8.
4 porsi6 porsi
Faktor skala× 3/2
Tepung
2/3 cangkir1 cangkir
Kurangi menjadi 2 porsi
4 porsi2 porsi
Faktor skala× 1/2
Tepung
2/3 cangkir1/3 cangkir
Kalikan setiap bahan dengan faktor yang sama dan pertahankan satuannya. Untuk 2 porsi, 2 ÷ 4 = 1/2, jadi 2/3 cangkir × 1/2 = 1/3 cangkir.
Bagaimana hasil ini diperiksa?Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Poin penting

Faktor skala
Faktor = porsi baru ÷ porsi awal. Dari 5 ke 2 porsi faktornya 2/5, kurang dari 1, sehingga resep mengecil.
Apa yang ditulis
Satu baris per bahan: nama; takaran; satuan. Takaran boleh bilangan bulat, pecahan, desimal, atau pecahan campuran seperti 2 1/3. Maksimal 100 baris.
Porsi tidak bulat
Porsi boleh berupa desimal atau pecahan positif, misalnya 2,5. Nol dan bilangan negatif tidak diterima.
Satuan tidak berubah
Jika kamu menulis gelas, hasilnya tetap dalam gelas; jika g, tetap dalam gram. Tidak ada konversi antarsatuan.
Nilai tanpa pembulatan
Hasilnya pecahan tepat, misalnya 5/6 gelas. Pembulatan ke takaran yang bisa diukur kamu tentukan sendiri.

Rumus

takaran baru = takaran × baru/awal

Contoh:1/4 × 9/6 = 1/4 × 3/2 = 3/8 gelas

baru dan awal adalah jumlah porsi. Faktor yang sama dipakai pada setiap baris dan satuannya tidak berubah.

Diterbitkan pada · Diperbarui pada

Mengubah resep dari 4 ke 6 porsi membuat semua bahan bertambah dengan perbandingan yang sama. Faktornya didapat dari satu pembagian, lalu dipakai pada setiap baris daftar bahan. Untuk contoh sehari-hari lainnya, lihat pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh soal: adonan dari 4 ke 6 porsi

Resep untuk 4 porsi memakai `tepung; 3/4; gelas`, `garam; 1/2; sendok teh`, dan `telur; 2; butir`. Berapa takaran untuk 6 porsi?

  1. Hitung faktornya. 6 ÷ 4 = 3/2.
  2. Kalikan tepung. (3/4) × (3/2) = 9/8, yaitu 1 1/8 gelas.
  3. Kalikan garam. (1/2) × (3/2) = 3/4 sendok teh.
  4. Kalikan telur. 2 × 3/2 = 3 butir.

Hasil: 1 1/8 gelas tepung, 3/4 sendok teh garam, dan 3 butir telur.

Pemeriksaan: 0,75 × 1,5 = 1,125, yaitu 9/8.

Untuk memperkecil resep, faktornya kurang dari 1. Jika kamu mulai dari takaran 6 porsi (3/4 gelas tepung), dari 6 ke 4 faktornya 2/3 dan tepung turun menjadi 1/2 gelas. Tabel berikut memuat perubahan lain, berupa pembesaran dan satu pengecilan.

Perubahan takaran dengan faktor lain

Tabel ini berangkat dari takaran pada contoh dan membawanya ke jumlah porsi lain. Faktor berpenyebut 2 atau 4 menghasilkan takaran yang mudah diukur dengan gelas dan sendok. Semua takaran berupa pecahan tanpa pembulatan.

Takaran resep contoh dengan tiga perubahan jumlah porsi
Bahan (takaran awal)4 ke 5, faktor 5/44 ke 10, faktor 5/26 ke 4, faktor 2/3 (dari takaran untuk 6)
Tepung, 3/4 gelas15/1615/8 = 1 7/81/2
Garam, 1/2 sendok teh5/85/4 = 1 1/41/3
Telur, 25/254/3 = 1 1/3

Mengapa dikalikan, bukan ditambah

Resep adalah perbandingan: pada setiap bahan, takaran baru dan takaran awal punya rasio yang sama. Dalam matematika ini disebut proporsionalitas langsung (berbanding lurus), dan Wikipedia bahasa Indonesia menggambarkannya sebagai dua besaran yang berhubungan melalui perkalian dengan sebuah konstanta; di sini konstanta itu adalah faktor skala. Menambahkan jumlah yang sama pada semua bahan merusak hubungan itu, karena satu gelas tambahan terlalu banyak untuk bahan yang sedikit dan terlalu sedikit untuk bahan yang banyak.

Yang tidak bertambah secara linear

Perkalian itu tepat untuk takaran, tetapi dapur tidak selalu begitu. Garam, rempah, ragi, dan waktu memanggang tidak menyesuaikan dengan cara yang sama saat resep digandakan atau dikecilkan banyak, jadi pakai hasilnya sebagai titik awal lalu koreksi sesuai selera atau petunjuk resep. Kalkulator juga tidak mengubah volume menjadi berat: ia tidak tahu berapa berat satu gelas tiap bahan, dan ukuran gelas tidak sama di setiap dapur, jadi sebaiknya menimbang bila ketepatan penting.

Apa yang ditulis di setiap kolom

  1. Tulis porsi awal dan porsi baru, misalnya 4 dan 6. Desimal seperti 2,5 juga boleh.
  2. Tambahkan satu bahan per baris dengan format nama; takaran; satuan.
  3. Tekan “Hitung” untuk melihat faktor dan daftarnya, dan “Cetak hasil” jika kamu ingin salinan di kertas.

Jika kamu lebih suka hasil dalam pecahan campuran, halaman pecahan biasa ke pecahan campuran melakukan konversinya, dan hitungan manualnya dijelaskan di perkalian pecahan.

Kalkulator lain untuk takaran dan perbandingan

Jika kamu hanya butuh sebagian dari suatu jumlah, seperti 2/5 dari 200 g, gunakan pecahan dari suatu jumlah. Untuk mencari nilai yang belum diketahui, misalnya berapa porsi yang jadi dari 500 g tepung, susun perbandingan senilai atau proporsi. Bila total harus dibagi kepada bagian-bagian yang tidak sama besar, pembagian proporsional menyelesaikannya. Contoh sehari-hari lainnya, dari jam sampai ukuran, ada di indeks penerapan.

Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia, artikel Proporsionalitas (matematika), pembuka: dua besaran dikatakan sebanding atau berbanding lurus bila berhubungan melalui perkalian dengan sebuah konstanta (diakses 17 Oktober 2026).

Pertanyaan umum

Apa yang dilakukan jika hasilnya 2 1/4 telur?

Jika resep untuk 4 porsi memakai 1 telur, menjadikannya 9 porsi butuh 9/4 telur, yaitu 2 1/4. Seperempat telur tidak bisa dipecahkan, jadi kocok dua telur, bagi kocokan itu dua menurut berat, lalu pakai 2 1/4 kali setengahnya. Jika adonan mengizinkan, kamu juga bisa membulatkan ke dua telur.

Bagaimana mengukur sepertiga dengan sendok?

Faktor berpenyebut 3 menghasilkan sepertiga, yang tidak bisa diukur langsung dengan sendok mana pun. Jika 1 sendok makan menjadi 7/3, itu 2 1/3 sendok makan. Karena 1 sendok makan sama dengan 3 sendok teh, sepertiganya adalah 1 sendok teh: 2 sendok makan dan 1 sendok teh. Untuk sepertiga takaran lain, timbang bahannya.

Bagaimana jika loyangnya juga diganti?

Skalakan menurut luas dasar loyang, bukan hanya jumlah porsi. Pada loyang bulat, dari diameter 20 cm ke 26 cm luasnya dikalikan 13/10 × 13/10 = 169/100, hampir 1,7 kali, karena diameter dikuadratkan. Pakai angka itu sebagai faktor dan pertahankan tinggi adonan.

Bisakah resep disesuaikan dengan bahan yang ada di rumah?

Bisa. Jika resep meminta 250 g suatu bahan dan kamu hanya mau memakai 450 g yang kamu punya, faktornya 450 ÷ 250 = 9/5. Isi 450 pada porsi baru dan 250 pada porsi awal, lalu kalkulator mengalikan sisanya: 150 g gula menjadi 150 × 9/5 = 270 g.

Langkah berikutnya

Pecahan dari suatu jumlah Hitung pecahan dari suatu jumlah: 3/4 dari 80 adalah 60.

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.