BELAJAR SESUAI KEMAMPUAN

Soal kecepatan dengan pecahan: jarak dan waktu

Diterbitkan pada

Pada soal kecepatan, langkah pertama adalah menulis menit sebagai pecahan jam. Setelah waktunya dalam jam, kalikan untuk mencari jarak, seperti 90 × 1/3 = 30 km selama 20 menit, dan bagi untuk mencari waktu atau kecepatan.

Rumus mana yang dipakai menurut yang dicari (72 km/jam selama 50 menit)
Yang dicariRumusDengan 72 km/jam dan 5/6 jam
Jarakd = v × t72 × 5/6 = 60 km
Kecepatanv = d ÷ t60 ÷ 5/6 = 72 km/jam
Waktut = d ÷ v60 ÷ 72 = 5/6 jam

Ketiga rumus itu adalah satu hubungan yang ditulis dalam tiga bentuk, dan pada ketiganya waktu dalam jam jika kecepatan dalam km/jam. Karena itu langkah pertama hampir setiap soal adalah mengubah menit.

Mengubah menit menjadi pecahan jam

Satu jam berisi 60 menit, jadi setiap menit adalah 1/60 jam. Tulis menit di atas 60, lalu sederhanakan dengan membagi kedua bilangan dengan FPB (faktor persekutuan terbesar). Jika waktunya campuran jam dan menit, biarkan jam bulatnya dan ubah hanya sisanya. Tabel ini memuat konversi yang paling sering muncul dalam soal.

Menit Pecahan jam Jam dan menit dengan bilangan bulat
30 1/2 1 jam 30 menit = 3/2 jam
45 3/4 1 jam 45 menit = 7/4 jam
20 1/3 2 jam 20 menit = 7/3 jam
40 2/3 1 jam 40 menit = 5/3 jam
12 1/5 1 jam 12 menit = 6/5 jam

Setiap baris bisa diperiksa dengan mengalikan pecahannya dengan 60. Konverter pecahan jam ke menit menangani pecahan lain dan berguna untuk memeriksa hasil sebelum dikumpulkan.

Kehati-hatian yang sama berlaku untuk desimal. 1,30 jam adalah 1,30 × 60 = 78 menit, yaitu 1 jam 18 menit, bukan 1 jam 30 menit. Bulatkan hanya di akhir, karena 2/3 jam yang ditulis 0,67 jam mengubah hasil, sedangkan pecahannya menjaganya tetap tepat. Untuk mengalikan dan membagi pecahan langkah demi langkah, kamu bisa memakai kalkulator perkalian pecahan dan pembagian pecahan.

Contoh soal: berapa lama mobil menempuh 50 km pada 40 km/jam

Sebuah mobil melaju 40 km/jam dan harus menempuh 50 km. Berapa lama perjalanannya, dalam jam dan menit?

  1. Pilih rumus waktu. Yang belum diketahui adalah waktu, jadi t = d ÷ v.
  2. Bagi. t = 50 ÷ 40 = 5/4 jam.
  3. Pisahkan jam bulatnya. 5/4 = 1 + 1/4, yaitu 1 1/4 jam.
  4. Ubah bagian pecahannya ke menit. 1/4 × 60 = 15 menit.

Hasil: 5/4 jam, yaitu 1 jam 15 menit.

Pemeriksaan: 40 × 5/4 = 50 km, jarak pada soal. Selain itu, 40 km/jam menempuh 40 km dalam satu jam, jadi 50 km pasti butuh sedikit lebih dari satu jam.

Dua benda bergerak yang berpapasan atau saling mengejar

Jika ada dua benda bergerak, hitung laju berkurangnya jarak di antara keduanya. Bila keduanya saling mendekat, kecepatannya dijumlahkan. Bila searah, kecepatannya dikurangkan, karena yang dihitung hanya selisih yang diperoleh benda yang lebih cepat. Setelah itu bagi jarak yang memisahkan keduanya dengan laju penyusutan tersebut.

Untuk soal berpapasan, bayangkan dua mobil terpisah 225 km yang berangkat bersamaan, saling mendekat pada 80 dan 70 km/jam. Jarak berkurang 80 + 70 = 150 km setiap jam, sehingga keduanya berpapasan setelah 225 ÷ 150 = 3/2 jam, yaitu 90 menit. Mobil pertama menempuh 80 × 3/2 = 120 km dan yang kedua 70 × 3/2 = 105 km, yang berjumlah 225 km.

Contoh soal: pesepeda yang menyusul pejalan kaki

Seorang pejalan kaki berangkat dengan kecepatan 5 km/jam. Dua puluh menit kemudian seorang pesepeda berangkat dengan kecepatan 15 km/jam di jalan yang sama. Berapa lama pesepeda menyusulnya, dan berapa jauh dari titik awal?

  1. Hitung keunggulannya. 20 menit = 1/3 jam, jadi pejalan kaki sudah menempuh 5 × 1/3 = 5/3 km.
  2. Hitung laju penyusutan. 15 − 5 = 10 km/jam.
  3. Bagi keunggulan dengan laju penyusutan. (5/3) ÷ 10 = 1/6 jam, yaitu 10 menit.
  4. Cari titik bertemu. Pesepeda menempuh 15 × 1/6 = 5/2 km.

Hasil: pesepeda menyusulnya setelah 10 menit, pada jarak 2,5 km dari titik awal.

Pemeriksaan: pejalan kaki sudah berjalan 20 + 10 = 30 menit, yaitu 1/2 jam, dan 5 × 1/2 = 5/2 km. Keduanya berada di titik yang sama.

Keunggulan adalah jarak yang sudah ditempuh pihak pertama saat pihak kedua berangkat, jadi dihitung dengan selisih waktu berangkat, bukan dengan waktu bertemu. Panduan soal debit dan kerja bersama memakai penalaran kecepatan gabungan yang sama, dengan debit sebagai pengganti kilometer.

Dari m/s ke km/jam dan kecepatan rata-rata

Untuk mengubah m/s menjadi km/jam, kalikan dengan 18/5, yaitu 3,6. Jadi 15 m/s × 18/5 = 54 km/jam. Untuk arah sebaliknya, kalikan dengan 5/18. Jika pada perjalanan pergi pulang kecepatannya berbeda, kecepatan rata-rata bukan rata-rata kedua kecepatan itu, melainkan jarak total dibagi waktu total. Dengan 40 km pada 20 km/jam (2 jam) dan 40 km pada 40 km/jam (1 jam), perjalanan 80 km memakan 3 jam dan rata-ratanya 80 ÷ 3 = 80/3 km/jam, yaitu ≈ 26,7 km/jam (galat kurang dari 0,04 km/jam), bukan 30 seperti rata-rata biasa. Artikel kecepatan rata-rata pergi pulang menjelaskan mengapa hasilnya rata-rata harmonik dan memuat tabel dengan lebih banyak pasangan kecepatan.

Jika soal memberi dua data dan menanyakan yang ketiga, soal juga bisa disusun sebagai perbandingan senilai. Perbandingan senilai menyelesaikan, misalnya, berapa kilometer yang ditempuh dalam waktu lain pada kecepatan yang sama, dan panduan rasio, proporsi, dan pecahan menjelaskan mengapa cara itu berhasil. Semua ini mengandaikan kecepatan tetap. Jika kendaraan mempercepat atau mengerem, hasilnya hanya perkiraan.

Latihan

  1. Sebuah kereta melaju 60 km/jam selama 1 1/4 jam. Berapa jarak yang ditempuh?
  2. Seorang pesepeda menempuh 24 km dalam 40 menit. Berapa kecepatannya?
  3. Dua pesepeda berangkat dari dua desa yang berjarak 36 km dan saling mendekat pada 10 dan 8 km/jam. Berapa lama sampai berpapasan?
Lihat jawaban
  1. 75 km, karena 1 1/4 jam adalah 1,25 jam dan 60 × 1,25 = 75.
  2. 36 km/jam, karena 40 menit = 2/3 jam dan 24 ÷ 2/3 = 36.
  3. 2 jam, karena 10 + 8 = 18 km/jam dan 36 ÷ 18 = 2.

Untuk lebih banyak lembar latihan perkalian dan pembagian pecahan, pembuat soal pecahan membuat lembar kerja yang bisa dicetak. Jika ingin memeriksa hasil dengan cara lain, panduan memeriksa jawaban pecahan mengumpulkan beberapa pemeriksaan, dan hub penerapan memuat panduan pecahan dalam situasi sehari-hari.

Sumber

Wikipedia bahasa Indonesia, artikel Kelajuan: menjelaskan bahwa kecepatan rata-rata adalah total jarak yang ditempuh dibagi total waktu tempuh, dan membedakan kelajuan, yang tidak punya arah, dari kecepatan, yang punya arah (diakses 17 Oktober 2026).

Pertanyaan umum

Bagaimana kalau waktunya diberikan dalam detik?

Bagi dengan 3600, karena satu jam berisi 3600 detik. Jadi 25 detik = 25/3600 = 1/144 jam. Pada 126 km/jam, jaraknya 126 × 1/144 = 7/8 km, yaitu 0,875 km atau 875 m. Ubah ke meter hanya di akhir, jika soal memintanya.

Bagaimana memasukkan waktu berhenti ke dalam waktu total?

Jumlahkan waktu berjalan dan waktu berhenti, keduanya dalam jam, dan jangan dicampur dengan kecepatan. Untuk 132 km pada 66 km/jam, waktu berjalan 2 jam; dengan berhenti 24 menit (2/5 jam), perjalanan memakan 12/5 jam, yaitu 2 jam 24 menit. Kecepatan rata-ratanya turun menjadi 132 ÷ 12/5 = 55 km/jam.

Langkah berikutnya

Panduan Pecahan Panduan pecahan untuk konsep dasar, operasi, desimal, penerapan, dan pemeriksaan kesalahan, dengan contoh yang bisa diikuti.
Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Gunakan kalkulator pecahan

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.