BELAJAR SESUAI KEMAMPUAN

Soal pecahan dari sisa: berapa yang tersisa setelah tiap pemakaian

Diterbitkan pada

Pada soal pecahan dari sisa, pecahan kedua diambil dari apa yang tersisa, bukan dari total. Dengan 120 liter dan kalimat “dipakai 1/3 lalu 1/4 dari sisa”, terpakai 40 dan 20, sehingga tersisa 60, yaitu setengahnya. Yang berubah dari satu langkah ke langkah berikutnya adalah dasar tiap pecahan. Untuk jenis soal lain, mulailah dari soal cerita pecahan, yang menjelaskan kapan harus mengalikan dan kapan membagi.

Cara membaca pemakaian kedua, dengan 120 liter dan pemakaian pertama 1/3
Soal berbunyiDasar pemakaian keduaHasil
“seperempat dari sisa” atau “seperempat dari yang tersisa”Yang tersisa: 80Terpakai 20, tersisa 60
“seperempat dari total” atau “seperempat dari jumlah awal”Total: 120Terpakai 30, tersisa 50

Kata yang menentukan ada di akhir kalimat: “dari sisa” memperkecil dasarnya, “dari total” membiarkannya seperti semula. Dengan pecahan yang sama, saldo akhir berubah dari 60 menjadi 50.

Contoh soal: dipakai sepertiga, lalu seperempat dari sisa

Sebuah tangki berisi 120 liter. Dipakai sepertiga, lalu seperempat dari yang tersisa. Berapa liter yang tersisa?

  1. Pemakaian pertama. Sepertiga dari 120 liter adalah 40 liter, sehingga tersisa 80 liter.
  2. Dasar berubah. Pemakaian kedua adalah seperempat dari 80 liter, yaitu 20 liter, sehingga tersisa 60 liter.
  3. Lihat pecahan akhir. Setelah pemakaian pertama tersisa 2/3, lalu tersisa 3/4 dari itu. Jadi 2/3 × 3/4 = 6/12 = 1/2 dari total.
  4. Periksa dengan jumlahnya. Setengah dari 120 liter adalah 60 liter, sama dengan hasil langkah 2.

Hasil. Tersisa 60 liter, yaitu setengah isi tangki.

Pemeriksaan. Terpakai 40 + 20 = 60 liter dan tersisa 60, sehingga jumlahnya 120 seperti di awal.

Dua cara yang memberi hasil sama

Kamu bisa merangkai jumlahnya, seperti pada langkah 1 dan 2, atau mengalikan pecahan yang tersisa. Jika satu pecahan dipakai, yang tersisa adalah komplemennya: memakai sepertiga menyisakan dua pertiga, memakai seperempat menyisakan tiga perempat. Karena tiap pecahan bekerja pada sisa langkah sebelumnya, pecahan akhir adalah hasil kali komplemen itu. Aturan mengalikan pecahan, pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, ada di perkalian pecahan. Untuk menyederhanakan 6/12, gunakan menyederhanakan pecahan.

Hasil kali lebih singkat, sedangkan jumlahnya lebih mudah diperiksa. Pakai hasil kali untuk tahu bagian mana yang tersisa, dan pakai jumlahnya untuk melihat berapa liter, rupiah, atau meter. Jika kalimat soalnya membingungkan, gambar sebuah batang berisi langkah-langkahnya, seperti di model batang.

Batang 6 sel mewakili 120 liter. Pemakaian pertama menutup 2 sel, pemakaian kedua memakai 1 dari 4 sel yang tersisa, sehingga tersisa 3 sel, yaitu setengahnya.

Jika kedua pecahan dari total, tersisa 5/12

Jika kedua pecahan diambil dari jumlah awal, pemakaiannya memang dijumlahkan. Dengan 120 liter, sepertiga adalah 40 dan seperempat adalah 30, sehingga terpakai 70 dan tersisa 50. Dalam pecahan, 12/12 − 4/12 − 3/12 = 5/12, dan 5/12 dari 120 adalah 50. Pengurangan pecahan memastikan hitungan itu bila penyebutnya berbeda.

Mencari total jika hanya sisa yang diketahui

Jika soal memberi saldo akhir dan menanyakan total, bagilah dengan pecahan yang tersisa. Setelah dipakai sepertiga lalu seperempat dari sisa, tersisa 60 liter, yaitu setengah, sehingga totalnya 60 ÷ 1/2 = 120 liter. Membagi dengan setengah sama dengan mengalikan 2. Untuk saldo lain, kalkulator menentukan keseluruhan dari pecahan melakukan pembagian itu.

Untuk memeriksa, susun ulang rantainya. Sepertiga dari 120 adalah 40 dan tersisa 80. Seperempat dari 80 adalah 20 dan tersisa 60, sesuai data soal. Jika tiap jumlah perlu dihitung sendiri, pecahan dari suatu jumlah menyelesaikannya dalam satu langkah.

Tiga pemakaian berurutan

Dengan tiga pemakaian, kalikan tiga komplemen. Jika dipakai seperempat, lalu sepertiga dari sisa, dan terakhir setengah dari sisa yang baru, tersisa 3/4 × 2/3 × 1/2 = 6/24 = 1/4 dari total. Dengan 240 satuan, tiap langkah memakai 60: dari 240 menjadi 180, 120, lalu 60.

Ketiga pemakaian yang sama besar hanyalah kebetulan pada angka-angka ini, bukan aturan. Jika pecahannya diganti, jumlah tiap langkah tidak lagi sama, tetapi hasil kalinya tetap memberi pecahan yang tersisa.

Latihan

  1. Dari 90 satuan, dipakai sepertiga lalu setengah dari sisa. Berapa yang tersisa?
  2. Setelah dipakai seperempat lalu sepertiga dari sisa, tersisa 18 satuan. Berapa totalnya?
  3. Dipakai 3/8 lalu 2/5 dari sisa. Berapa pecahan dari total yang tersisa?
Lihat jawaban
  1. Tersisa 30. Sepertiga dari 90 adalah 30 dan tersisa 60; setengah dari 60 adalah 30 dan tersisa 30.
  2. Totalnya 36. Tersisa setengah, karena 3/4 × 2/3 = 6/12, dan 18 × 2 = 36. Pemeriksaan: seperempat dari 36 adalah 9 dan tersisa 27, sepertiga dari 27 adalah 9 dan tersisa 18.
  3. Tersisa 3/8. Hitungannya 5/8 × 3/5 = 15/40 = 3/8.

Sumber

Wikipedia bahasa Indonesia, artikel Pecahan, bagian “Perkalian”: untuk mengalikan dua pecahan, pembilang dikalikan dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut (diakses 17 Oktober 2026).

Pertanyaan umum

Apakah urutan pemakaian berpengaruh?

Tidak untuk saldo akhir, karena perkalian pecahan tidak bergantung pada urutan. Dengan 200 satuan, memakai setengah lalu seperlima dari sisa menyisakan 100, lalu 80. Memakai seperlima lalu setengah dari sisa menyisakan 160, lalu 80. Yang berbeda adalah jumlah tiap langkah, bukan saldo akhirnya.

Bagaimana mengerjakannya dengan persen?

Sama saja, dengan komplemen tiap persen. Memakai 20% lalu 50% dari sisa menyisakan 0,8 × 0,5 = 0,4, yaitu 40% dari total. Diskon bertingkat juga begitu: 20% lalu 10% tidak berjumlah 30%, karena diskon kedua dihitung dari harga yang sudah turun.

Bagaimana jika satu pemakaian dari total dan yang lain dari sisa?

Ubah setiap pemakaian menjadi pecahan dari total, lalu jumlahkan. Dengan seperlima dari total, setengah dari sisa, dan sepersepuluh dari total, pemakaiannya 1/5, 4/5 dari setengah = 2/5, dan 1/10. Jumlahnya 7/10, sehingga tersisa 3/10. Hasil kali pecahan sisa hanya berlaku untuk langkah yang berbunyi “dari sisa”.

Bagaimana jika salah satu pemakaian berupa jumlah tetap?

Bekerjalah mundur dan balikkan tiap langkah. Jika setengah isi tangki dipakai, lalu 15 liter, dan tersisa 25 liter, sebelum 15 liter itu ada 40 liter, yang merupakan setengahnya. Totalnya 80 liter. Di sini tidak ada perkalian pecahan, karena pemakaian kedua bukan pecahan.

Langkah berikutnya

Pecahan dari suatu jumlah Hitung pecahan dari suatu jumlah: 3/4 dari 80 adalah 60.
Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Gunakan kalkulator pecahan

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.