Mengurutkan pecahan

Ubah contoh, lalu hitung.

Tulis pecahan satu per baris, lalu kalkulator mengurutkannya dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya, meskipun daftarnya campuran desimal dan pecahan campuran. Untuk 3/5, 1/3, dan 0,5 hasilnya 1/3 < 0,5 < 3/5. Kalau ada dua nilai yang sama, keduanya tetap ditampilkan.

Hasilmu

Eksak

Lengkapi kolom, lalu tekan Hitung.

Masukkan 2–50 nilai, satu per baris atau pisahkan dengan titik koma. Koma dapat digunakan sebagai pemisah desimal.

Bentuk masukan asli dan nilai yang berulang tetap dipertahankan.

Contoh visual

Desimal dan pecahan dapat berada di titik yang sama

Garis bilangan mengurutkan nilai dari −1/2 sampai 1. 0,25 berada di titik yang sama dengan 1/4, diikuti 1/2 dan 2/3.

−1/4 < 0,25 < 1/2 < 2/3

Bagaimana hasil ini diperiksa?Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Poin penting

Cara menulis daftar
Satu nilai per baris atau dipisahkan titik koma. Koma dipakai untuk desimal, seperti 0,75.
Yang diterima
Bilangan bulat, pecahan, desimal berhingga, dan pecahan campuran, semuanya dalam satu daftar.
Kapasitas
2 sampai 50 nilai per daftar, dengan sampai 100 digit pada setiap angka.

Rumus

a/n < c/n ⇔ a < c (n > 0)

Contoh:5/6, 1/4, 5/12 → 10/12, 3/12, 5/12 → 1/4 < 5/12 < 5/6

Kalau penyebutnya sama, cukup urutkan pembilangnya.

Diterbitkan pada · Diperbarui pada

Cara menyelesaikannya

  1. Cari KPK dari semua penyebut.
  2. Ubah setiap pecahan ke penyebut itu.
  3. Urutkan pembilang dari terkecil ke terbesar.
  4. Tulis pecahan asli dengan urutan tersebut.
Contoh

12 = 4 × 3 = 3 × 4 = 6 × 2

3/4 = 9/12, 2/3 = 8/12, 5/6 = 10/12

8 < 9 < 10

2/3 < 3/4 < 5/6

Hasil: 2/3 < 3/4 < 5/6

Kesalahan umum:Salah: 1/3 < 1/4 < 1/5.Benar: 1/5 < 1/4 < 1/3.Penyebut yang lebih besar tidak membuat pecahan lebih besar: satuan terbagi menjadi bagian yang lebih kecil.

Mengurutkan pecahan berarti membandingkan nilainya lalu menyusunnya dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya. Tulis daftarnya, pilih arahnya, dan setiap nilai muncul bersama bentuk pecahan sederhananya. Kalau hanya ada dua nilai dan kamu ingin melihat alasannya, pakai membandingkan pecahan.

Contoh soal: empat hasil pengukuran

Empat hasil pengukuran menyimpang dari ukuran acuan, dalam sentimeter: 1/2, 0,25, 2/3, dan −1/4. Urutkan dari terkecil ke terbesar.

  1. Ubah semuanya menjadi pecahan. 0,25 adalah 25/100, yang disederhanakan menjadi seperempat.
  2. Cari penyebut persekutuan. KPK dari 2, 4, dan 3 adalah 12.
  3. Ubah setiap nilai. Hasilnya 6/12, 3/12, 8/12, dan −3/12.
  4. Urutkan pembilangnya. −3 < 3 < 6 < 8.
  5. Tulis kembali setiap nilai seperti bentuk aslinya, dalam urutan itu.

Hasil: −1/4 < 0,25 < 1/2 < 2/3.

Pemeriksaan: dalam desimal nilainya −0,25; 0,25; 0,5; dan 0,6667 (selisih kurang dari 0,0001), dan urutannya sama.

Metode mana yang dipakai untuk daftar tertentu

Kalkulator selalu membandingkan dengan nilai yang tepat, tetapi kalau menghitung sendiri, pilih jalan terpendek sesuai kesamaan pecahan-pecahannya. Tabel ini memuat kasus yang paling sering muncul.

Lima jenis daftar dan metode terpendek untuk masing-masing
DaftarYang dilakukanContoh
Penyebut samaUrutkan pembilangnya1/7 < 3/7 < 6/7
Pembilang samaMakin besar penyebut, makin kecil pecahannya3/8 < 3/5 < 3/4
Dekat dengan setengahBandingkan dua kali pembilang dengan penyebut9/20 < 1/2 < 6/11
Penyebut berbedaUbah ke penyebut persekutuan7/12 < 9/12 < 10/12, yaitu 7/12 < 3/4 < 5/6
Pecahan tidak murni dan pecahan campuranUbah ke pecahan tidak murni atau ke penyebut persekutuan5/3 < 7/4 < 2 1/3

Pada baris untuk 1/2, pecahan 9/20 berada di bawahnya karena 2 × 9 = 18 lebih kecil daripada 20, dan 6/11 berada di atasnya karena 2 × 6 = 12 lebih besar daripada 11. Jalan pintas ini berguna kalau salah satu pecahan menjadi patokan. Panduan pecahan acuan membahasnya dengan lebih banyak kasus.

Kalau ada dua nilai yang sama

Masukan 0,5, 1/2, dan 2/4 ditulis berbeda tetapi nilainya sama. Kalkulator tidak menghapus satu pun: ketiganya ditaruh berdampingan sesuai urutan penulisanmu. Ini disebut urutan stabil, dan berguna kalau setiap masukan terkait dengan satu jawaban atau satu ukuran yang perlu tetap dikenali.

Untuk daftar 5/8; 0,5; 2/4; −1/4, dari terkecil ke terbesar hasilnya −1/4; 0,5; 2/4; 5/8. Dari terbesar ke terkecil hasilnya 5/8; 0,5; 2/4; −1/4. Di bawah hasil muncul satu baris yang mengelompokkan nilai-nilai yang setara.

Cara mencampur desimal dan pecahan campuran

Desimal berhingga diubah dulu menjadi pecahan: 0,125 adalah 125/1000, yang disederhanakan menjadi 1/8. Dengan begitu tidak ada pembulatan yang mengubah urutan dua nilai yang sangat dekat. Pecahan campuran dibandingkan berdasarkan nilai totalnya, yaitu bagian bulat ditambah pecahannya.

Misalnya, 1,4 bernilai 7/5 dan 1 4/5 bernilai 9/5, sehingga 1,4 = 7/5 < 1 4/5. Pecahan campuran negatif ditulis dengan tanda minus di depan seluruhnya: −1 4/5 adalah −9/5, bukan −1 + 4/5. Untuk melihat posisinya pada skala, ada garis bilangan pecahan, dan untuk mencari nilai di tengah-tengah, ada halaman pecahan di antara dua pecahan.

Lanjut ke mana

Kalau yang kamu cari adalah rata-rata daftar, bukan urutannya, rata-rata pecahan menjumlahkan nilainya lalu membaginya dengan banyaknya nilai. Kalau punya desimal dan ingin melihat pecahannya, desimal ke pecahan menyederhanakannya. Untuk berlatih tanpa kalkulator, ada lembar latihan pecahan dengan soal dan jawabannya.

Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia, artikel Pecahan, bagian “Operasi Hitung pada Pecahan”: rumus penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut berbeda memakai perkalian silang (diakses 17 Oktober 2026).

Pertanyaan umum

Bagaimana mengurutkan pecahan dari terbesar ke terkecil?

Caranya sama seperti dari terkecil ke terbesar, hanya hasilnya dibaca terbalik. Untuk 5/6, 7/9, dan 17/24, penyebut persekutuannya 72 sehingga menjadi 60/72, 56/72, dan 51/72, jadi 5/6 > 7/9 > 17/24. Di kalkulator, ubah pilihan “Urutan” menjadi “Dari terbesar ke terkecil”, lalu tekan “Hitung”.

Bagaimana mengurutkan pecahan negatif?

Bilangan negatif datang lebih dulu, dan di antara bilangan negatif yang lebih jauh dari nol berada lebih awal. Untuk −2/3, −3/4, dan −1/6, dalam per dua belas menjadi −8/12, −9/12, dan −2/12, jadi −3/4 < −2/3 < −1/6. Inilah urutan dari kiri ke kanan pada garis bilangan pecahan.

Bisakah mengurutkan desimal berulang seperti 0,(6)?

Ubah dulu menjadi pecahan, karena beberapa angka di belakang koma tidak cukup untuk memutuskan. Karena 0,(6) = 2/3, dan 2 × 100 = 200 lebih kecil daripada 67 × 3 = 201, maka 0,(6) < 0,67. Konversi itu bisa dilakukan di desimal berulang ke pecahan.

Bagaimana mengurutkan pecahan berpenyebut berbeda tanpa mencari KPK?

Bandingkan berpasangan dengan perkalian silang. Untuk 4/9 dan 5/11, hitung 4 × 11 = 44 dan 5 × 9 = 45; karena 44 lebih kecil, 4/9 < 5/11. Kalau pecahannya banyak, penyebut persekutuan lebih singkat, dan bisa dicari lewat penyebut persekutuan terkecil.

Langkah berikutnya

Kalkulator pecahan Kalkulator pecahan untuk tambah, kurang, kali, dan bagi pecahan, campuran, desimal, atau hitungan bertanda kurung.

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.