Untuk membagi ruas garis AB menjadi bagian sama panjang, kamu tidak perlu mengukurnya: tarik sinar bantu, tandai di atasnya sebanyak bagian yang kamu mau dengan langkah yang sama, lalu tarik garis sejajar sampai memotong AB. Untuk 7 cm dibagi 3, tiap bagian 7/3 cm, nilai yang jatuh di antara tanda 2,3 cm dan 2,4 cm pada penggaris milimeter, dan konstruksi ini menempatkannya tanpa membaca penggaris. Dari tanda-tanda itu kamu bisa menempatkan titik pada garis bilangan berskala, tempat yang paling sering membutuhkannya.
| Yang kamu mau | Bagi AB menjadi | Yang kamu ambil |
|---|---|---|
| Tiga bagian sama panjang | n = 3 | Titik P1 dan P2 |
| Pecahan a/b dari AB | n = b | Tanda nomor a |
| Pertujuh dari satu satuan | n = 7 | Keenam titik di dalam |
Baris pertama diselesaikan pada contoh di bawah, dan baris kedua pada bagian “Cara menandai 2/5 dari sebuah ruas garis”. Baris ketiga dipakai untuk memberi label garis bilangan dengan pertujuh.
Mengapa garis sejajar bisa dipakai
Sinar bantu dan ruas AB adalah dua garis yang keluar dari A, dan berkas garis sejajar memotong keduanya. Teorema Thales menyatakan bahwa dalam keadaan itu ruas-ruas yang bersesuaian sebanding.
Tiga bagian AM1, M1M2, dan M2M3 sama panjang karena konstruksi, jadi panjangnya berada dalam perbandingan 1 : 1 : 1. Bagian AP1, P1P2, dan P2B memiliki perbandingan yang sama, sehingga ketiganya sama panjang. Hasilnya tidak bergantung pada sudut sinar bantu maupun bukaan jangka, hanya pada kesamaan tanda-tandanya.
Contoh: membagi ruas 7 cm menjadi 3 bagian
Ruas AB panjangnya 7 cm dan kamu ingin tiga bagian sama panjang tanpa mengukur desimal.
- Tarik sinar bantu. Sinar keluar dari A dengan sudut antara 30° dan 60° terhadap AB, dan cukup panjang untuk tiga tanda.
- Tandai tiga langkah sama. Dengan bukaan jangka yang sama, tandai M1, M2, dan M3 berurutan dari A.
- Hubungkan M3 dengan B. Garis itu menjadi pedoman garis sejajar.
- Tarik dua garis sejajar. Satu melalui M1 dan satu melalui M2, keduanya sejajar M3B. Keduanya memotong AB di P1 dan P2.
- Hitung panjangnya. Tiap bagian 7 ÷ 3 = 7/3 cm.
Hasil: tiap bagian 7/3 cm, yaitu 2 1/3 cm atau ≈ 2,33 cm (galat kurang dari 0,01 cm).
Pemeriksaan: 3 × 7/3 = 7, jadi ketiga bagian tepat memenuhi ruas.
Cara menandai 2/5 dari sebuah ruas garis
Pakai konstruksi yang sama dengan n = 5, yaitu lima tanda sama dan garis yang menghubungkan M5 dengan B. Setelah itu tarik hanya garis sejajar yang melalui M2. Perpotongannya dengan AB adalah titik P, yang berjarak dua perlima dari A, dan ini berlaku untuk panjang AB berapa pun.
Bagian PB adalah sisanya, 3/5 dari AB. Karena 2/5 + 3/5 = 5/5, kedua bagian itu memenuhi ruas. Kalau kamu sudah menggambar lima tanda dan garis sejajar melalui M2 jatuh lebih dekat ke B daripada ke A, kemungkinan besar kamu menghitung dari ujung yang salah.
Kapan konstruksi ini tidak membantu
Kalau kamu hanya butuh nilai perkiraan, mengukur dengan penggaris lalu membagi lebih cepat. Konstruksi ini juga tidak memberi tahu panjang tiap bagian, hanya letaknya. Untuk angka itu, pakai pecahan dari suatu jumlah; untuk menggambar satuan dengan batang atau lingkaran, lihat panduan menggambar pecahan; dan untuk skala, panduan pecahan dan skala peta. Ingat bahwa semua bagian harus berasal dari keseluruhan yang sama.
Sumber
Artikel Intercept theorem di Wikipedia menyatakan bahwa jika dua sinar dari satu titik awal dipotong oleh sepasang garis sejajar, ruas-ruas yang terbentuk sebanding. Itulah yang dipakai konstruksi ini (diakses 17 Oktober 2026).
Portal SIBI, Sistem Informasi Perbukuan Indonesia dapat dibuka untuk membandingkan dengan buku pelajaran sekolah (diakses 17 Oktober 2026). Beranda portal hanya menampilkan nama sistemnya, jadi tidak ada isi buku yang dikutip di sini.