BELAJAR SESUAI KEMAMPUAN

Pembagian proporsional dengan pecahan

Diterbitkan pada

Contoh visual

Membagi 40 poin dengan rasio 2:3

Jumlah bobotnya 5. Setiap bobot mewakili 8 poin dari total.

40 ÷ 5 = 8

A mendapat 2 × 8 = 16 poin dan B mendapat 3 × 8 = 24. Jumlahnya 40 dan tetap mengikuti rasio 2:3.

Pembagian proporsional membagi suatu total menjadi bagian-bagian yang perbandingannya sama dengan bobot yang diberikan. Jika 120 dibagi untuk dua kelompok dengan bobot 3 dan 5, satu kelompok mendapat 45 dan yang lain 75. Caranya ada tiga langkah: jumlahkan bobot, hitung tiap bagian dengan total × bobot ÷ jumlah bobot, lalu periksa bahwa semua bagian berjumlah total.

Bobot hanya menyatakan perbandingan, jadi tidak harus berjumlah 1 atau 100. Dua hal perlu diputuskan saat benda yang dibagi tidak bisa dipotong atau bobotnya berupa pecahan, dan panduan ini menjelaskannya dengan soal yang dikerjakan. Untuk menghitung langsung, pakai kalkulator pembagian proporsional.

Cara menyelesaikan tiap jenis pembagian
SituasiCara menyelesaikanContoh
Bobot bulat, total habis dibagiTotal × bobot ÷ jumlah bobot120 dengan rasio 3 : 5 menjadi 45 dan 75
Bobot pecahanJumlahkan pecahan, lalu bagi tiap bobot dengan jumlahnya60 dengan 1/4 dan 1/6 menjadi 36 dan 24
Benda yang tidak bisa dipotongAmbil bagian bulat tiap hasil, lalu beri benda sisa ke sisa terbesar11 benda dengan rasio 3 : 2 menjadi 7 dan 4
Bobot lebih besar, bagian lebih kecilPakai kebalikan sebagai bobot70 berbanding terbalik dengan 2 dan 5 menjadi 50 dan 20

Tabel ini mengikuti urutan panduan: setiap baris menambah satu kesulitan pada kasus dasar di baris pertama.

Ada dua pemeriksaan dan keduanya diperlukan. Memberi 60 kepada tiap kelompok juga berjumlah 120, tetapi rasionya 1 : 1. Memberi 3 dan 5 menjaga rasio, tetapi menyisakan 112 yang belum dibagi.

Bobot yang berupa pecahan

Bobot tidak perlu diubah menjadi bilangan bulat atau persen. Jumlahkan sebagai pecahan, lalu bagi tiap bobot dengan jumlah itu. Untuk membagi 60 dengan bobot 1/4 dan 1/6, penyebut persekutuannya 12, dengan 1/4 = 3/12 dan 1/6 = 2/12, yang berjumlah 5/12.

Bagian kelompok pertama dari total adalah (3/12) ÷ (5/12) = 3/5 dan kelompok kedua 2/5. Bagiannya 60 × 3/5 = 36 dan 60 × 2/5 = 24, serta 36 + 24 = 60. Jika kedua bobot dikalikan 12, rasio bulatnya 3 : 2, dan hasil pembagiannya sama.

Jika bagian tidak berupa bilangan bulat, biarkan sebagai pecahan sampai akhir. Nilai 100/3, misalnya, ditulis 33,3̅ dan bukan 33,33. Pembulatan dilakukan satu kali saja, pada hasil akhir.

Contoh soal: 120 dengan rasio 3 : 5

Dua kelompok menerima 120 dengan rasio 3 : 5. Berapa bagian masing-masing?

  1. Jumlahkan bobot. 3 + 5 = 8.
  2. Ubah tiap bobot menjadi pecahan dari total. Kelompok pertama menerima 3/8 dan kelompok kedua 5/8.
  3. Kalikan dengan total. 120 × 3/8 = 45 dan 120 × 5/8 = 75.

Hasilnya 45 dan 75.

Pemeriksaan. 45 + 75 = 120. Selain itu, 45/3 = 15 dan 75/5 = 15, jadi satu bobot bernilai sama di kedua kelompok.

Benda yang tidak bisa dipotong

Untuk 11 benda dengan bobot 3 : 2, jumlah bobotnya 5 dan bagiannya 33/5 = 6,6 serta 22/5 = 4,4. Tidak ada yang bulat. Metode sisa terbesar lebih dulu membagikan bagian bulatnya, 6 dan 4, yang memakai 10 benda. Benda yang tersisa diberikan kepada kelompok dengan sisa lebih besar: 0,6 dibanding 0,4, jadi jatuh ke kelompok pertama.

11 benda dengan rasio 3 : 2
LangkahKelompok A (bobot 3)Kelompok B (bobot 2)
Bagian33/5 = 6,622/5 = 4,4
Bagian bulat64
Sisa0,60,4
Benda tambahan10
Pembagian akhir74

Ke-11 benda terpakai, tetapi 7 : 4 hanya mendekati 3 : 2, karena tidak ada pembagian bulat dari 11 yang tepat dengan rasio itu. Membulatkan tiap bagian sendiri-sendiri kebetulan juga memberi 7 dan 4 di sini; dengan angka lain jumlahnya bisa lebih atau kurang dari total, sehingga benda tambahan dibagikan dengan aturan yang tetap. Jika dua sisa sama besar, aturan harus menyebutkan siapa yang menang.

Pembagian berbanding terbalik

Kadang yang berbobot lebih kecil justru menerima lebih banyak, seperti pembagian yang berbanding terbalik dengan usia. Caranya sama, dengan kebalikan sebagai bobot. Untuk membagi 70 secara berbanding terbalik dengan 2 dan 5, bobotnya 1/2 dan 1/5, yang berjumlah 7/10.

Bagian dari total adalah (1/2) ÷ (7/10) = 5/7 dan (1/5) ÷ (7/10) = 2/7. Bagiannya 70 × 5/7 = 50 dan 70 × 2/7 = 20. Yang berbobot 2 menerima lebih banyak daripada yang berbobot 5, sesuai permintaan, dan 50 + 20 = 70.

Latihan

  1. Bagi 90 dengan rasio 1 : 2 : 3.
  2. Bagi 50 dengan bobot 2/3 dan 1/3.
  3. Bagi 8 benda dengan rasio 1 : 2 memakai sisa terbesar.
  4. Bagi 84 secara berbanding terbalik dengan 3 dan 4.
Lihat jawaban
  1. 15, 30, dan 45 (jumlah bobotnya 6 dan satu bobot bernilai 15).
  2. 100/3 dan 50/3, yaitu 33,3̅ dan 16,6̅; jumlahnya 50.
  3. 3 dan 5, karena bagian 8/3 dan 16/3 memiliki bagian bulat 2 dan 5, dan benda tambahan jatuh ke sisa 2/3.
  4. 48 dan 36, karena bobot 1/3 dan 1/4 berjumlah 7/12, bagian dari total 4/7 dan 3/7, dan 84 × 4/7 = 48.

Sumber dan alat

Wikipedia bahasa Indonesia memuat bagian “Proporsi dan persentase rasio” yang menjumlahkan bagian-bagian suatu campuran lalu menyatakan tiap bagian sebagai pecahan dari jumlahnya (diakses 17 Oktober 2026). Untuk menghitung beberapa kelompok, pakai pembagian proporsional. Hubungan rasio, proporsi, dan pecahan ada di panduan rasio, proporsi, dan pecahan, dan untuk satu bagian saja ada pecahan dari suatu jumlah. Teka-teki 17 unta memakai pembagian yang pecahannya tidak berjumlah satu. Untuk menyederhanakan bobot, lihat menyederhanakan perbandingan.

Pertanyaan umum

Bolehkah bobot diubah menjadi persen sebelum membagi?

Boleh, hasilnya sama. Bobot 7 dan 13 berjumlah 20, jadi setara dengan 35% dan 65%. Untuk total 200, bagiannya 70 dan 130 lewat kedua cara. Mengubah ke persen menambah satu langkah dan bisa menimbulkan pembulatan, jadi lebih baik bobot dibiarkan apa adanya.

Bagaimana jika ada bobot yang bernilai nol?

Bagiannya nol dan bagian yang lain tidak berubah. Untuk total 100 dengan bobot 0, 1, dan 4, jumlah bobotnya 5 dan bagiannya 0, 20, dan 80. Kalkulator pembagian proporsional meminta bobot positif, jadi hapus kelompok yang tidak ikut dari daftar.

Bagaimana membagi keuntungan menurut modal masing-masing orang?

Pakai modal sebagai bobot. Jika dua orang menyetor Rp400.000 dan Rp600.000 dan keuntungannya Rp250.000, jumlah bobotnya Rp1.000.000 dan bagiannya 250.000 × 400.000/1.000.000 = Rp100.000 serta 250.000 × 600.000/1.000.000 = Rp150.000. Bobot yang disederhanakan menjadi 2 : 3 memberi hasil yang sama.

Apa yang dilakukan jika beberapa kelompok memiliki sisa yang sama?

Tetapkan aturan sebelum membagi dan sebutkan aturannya. Untuk 13 benda pada empat kelompok berbobot sama, tiap bagian 13/4 = 3,25, jadi setiap kelompok mendapat 3 dan tersisa satu benda dengan empat sisa yang sama. Jika urutan daftar yang menentukan, hasilnya 4, 3, 3, dan 3.

Langkah berikutnya

Panduan Pecahan Panduan pecahan untuk konsep dasar, operasi, desimal, penerapan, dan pemeriksaan kesalahan, dengan contoh yang bisa diikuti.
Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Gunakan kalkulator pecahan

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.