Faktorisasi prima

Ubah contoh, lalu hitung.

Tulis bilangan bulat positif, lalu kamu mendapat faktorisasi primanya lengkap dengan pangkat, misalnya 84 = 2² × 3 × 7. Kamu melihat pohon faktor, keterangan prima atau komposit, dan pemeriksaan yang mengalikan kembali semua faktor untuk memastikan hasilnya benar.

Masukkan bilangan bulat dari 1 hingga 1 000 000 000 000. Perhitungan berjalan terpisah agar halaman tetap responsif.

Hasil

Tepat

Isi kolom lalu pilih «Hitung».

Uraikan bilangan bulat positif menjadi hasil kali pangkat faktor prima dan lihat pohon faktornya.

Untuk memeriksa apakah suatu bilangan prima, masukkan bilangan tersebut di sini. Hasilnya membedakan bilangan prima, bilangan komposit, dan kasus khusus bilangan 1.

Contoh: 360 = 2³ × 3² × 5.

Contoh visual

Pohon faktor dari 360

Uraikan setiap bilangan komposit menjadi dua faktor. Lanjutkan hingga semua daun merupakan bilangan prima: tiga faktor 2, dua faktor 3, dan satu faktor 5.

360 = 36 × 10; 36 = 4 × 9; 4 = 2 × 2; 9 = 3 × 3; 10 = 2 × 5. Daun: 2, 2, 3, 3, 2, 5. 360 = 2³ × 3² × 5 = 8 × 9 × 5.

Bagaimana hasil ini diperiksa?Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Poin penting

Hasil unik
Setiap bilangan bulat lebih dari 1 hanya bisa ditulis dengan satu cara sebagai hasil kali bilangan prima, tanpa memperhatikan urutan: 60 = 2² × 3 × 5.
Notasi
Hasil memakai ^ untuk pangkat: 2^2 × 3 × 5 berarti 4 × 3 × 5 = 60. Bilangan prima tanpa ^ muncul satu kali.
Prima atau komposit
91 tampak prima, padahal bukan: 91 = 7 × 13. Cukup coba pembagi sampai akar kuadrat bilangan itu.
Bilangan 1
1 bukan prima dan bukan komposit, dan daftar faktor primanya kosong.
Bilangan prima kecil
Bilangan prima pertama adalah 2, 3, 5, 7, 11, dan 13. Bilangan 2 adalah satu-satunya bilangan prima genap.

Rumus

n = p₁^a₁ × p₂^a₂ × … × pₖ^aₖ

Contoh:1001 = 7 × 11 × 13

Semua p adalah bilangan prima berbeda dengan urutan naik, dan tiap a menyatakan berapa kali prima itu berulang.

Diterbitkan pada · Diperbarui pada

Tulis bilangan bulat dari 1 sampai 1.000.000.000.000 (10¹²), lalu pilih “Hitung”. Untuk daftar lengkap faktor suatu bilangan, pakai kalkulator faktor bilangan.

Contoh soal: 360 menjadi faktor prima

Tulis 360 sebagai hasil kali bilangan prima.

  1. Bagi dengan 2 selama masih bisa. 360 ÷ 2 = 180, 180 ÷ 2 = 90, dan 90 ÷ 2 = 45. Karena 45 ganjil, faktor 2 sudah habis dan pangkatnya 3.
  2. Lanjut ke 3. 45 ÷ 3 = 15 dan 15 ÷ 3 = 5. Faktor 3 muncul dua kali.
  3. Tersisa satu bilangan prima. Bilangan 5 hanya habis dibagi 1 dan dirinya sendiri.
  4. Kelompokkan faktor yang berulang. 2 × 2 × 2 × 3 × 3 × 5 = 2³ × 3² × 5.

Hasil: 360 = 2³ × 3² × 5. Pada hasil kalkulator, bentuknya tertulis 2^3 × 3^2 × 5.

Pemeriksaan: 8 × 9 × 5 = 72 × 5 = 360. Pemeriksaan pada kalkulator mengulang perkalian yang sama.

Caranya selalu sama: coba 2, lalu bilangan ganjil 3, 5, 7, 9, dan seterusnya. Berhenti ketika kuadrat calon pembagi melebihi sisa yang akan dibagi. Sisa itu adalah bilangan prima.

Hasilnya tidak bergantung pada jalur yang dipilih

Kamu juga bisa mulai dari 360 = 36 × 10, lalu 36 = 4 × 9, 4 = 2 × 2, 9 = 3 × 3, dan 10 = 2 × 5. Daun pohon faktornya lagi-lagi tiga faktor 2, dua faktor 3, dan satu faktor 5. Inilah teorema dasar aritmetika: bentuk pohonnya bisa berbeda, tetapi hasil kali pangkat prima selalu sama. Karena itu faktorisasi dua bilangan bisa dibandingkan untuk mencari FPB atau KPK-nya.

Prima, komposit, atau bukan keduanya

Bilangan disebut komposit jika punya pembagi selain 1 dan dirinya sendiri. Untuk memutuskannya, tidak perlu mencoba semua bilangan bulat: jika n = a × b, salah satu faktornya kurang dari atau sama dengan akar kuadrat n. Untuk 97, akarnya berada di antara 9 dan 10 karena 9² = 81 dan 10² = 100. Bilangan prima 2, 3, 5, dan 7 memberi sisa 1, 1, 2, dan 6, jadi 97 adalah prima. Ciri habis dibagi langsung menyingkirkan 2, 3, dan 5 tanpa menghitung.

Kasus yang perlu dibedakan
BilanganFaktorisasiYang ditunjukkan
9797Prima: tidak ada bilangan prima sampai 7 yang membaginya
917 × 13Komposit yang tampak seperti prima
10017 × 11 × 13Tiga bilangan prima berurutan
10242^10Pangkat dari satu bilangan prima
999.9993^3 × 7 × 11 × 13 × 37Enam angka, lima bilangan prima berbeda
1tanpa faktorBukan prima dan bukan komposit

Jika daftar faktornya hanya satu bilangan tanpa pangkat, bilangan itu prima. Jika hanya ada satu bilangan prima berpangkat, seperti 1024, bilangan itu adalah pangkat dari prima tersebut.

Yang bisa kamu dapat dari faktorisasi

Dengan 18 = 2 × 3² dan 24 = 2³ × 3, FPB mengambil tiap prima persekutuan dengan pangkat terkecil, yaitu 2 × 3 = 6, sedangkan KPK mengambil semua prima dengan pangkat terbesar, yaitu 2³ × 3² = 72. Halaman ini tidak menghitung kedua nilai itu; untuk mendapatkannya langsung, pakai kalkulator FPB atau KPK. Dengan FPB 6, pecahan 18/24 menjadi 3/4 di alat menyederhanakan pecahan.

Pangkat juga menghitung faktor: tambahkan 1 pada tiap pangkat, lalu kalikan. Dari pangkat 3, 2, dan 1 pada 360 diperoleh (3 + 1) × (2 + 1) × (1 + 1) = 24 faktor, dan daftar lengkapnya ada di kalkulator faktor bilangan. Jika semua pangkat genap, bilangan itu kuadrat sempurna: 144 = 2⁴ × 3² = (2² × 3)².

Cara kerja untuk bilangan besar

Pencarian memakai pembagian coba-coba. Tidak ada calon pembagi yang melewati akar kuadrat. Pada batas 10¹², itu paling banyak sekitar 500.000 percobaan, karena hanya 2 dan bilangan ganjil yang dicoba. Jika perhitungan lama, tombol “Batalkan perhitungan” muncul. Untuk bilangan di atas 10¹², kalkulator tidak memberi keputusan prima atau komposit. Sebagai contoh, 10¹² = 2^12 × 5^12 dan 999.999.999.989 adalah prima.

Pertanyaan umum

Mengapa 1 tidak dianggap bilangan prima?

Bilangan prima punya tepat dua pembagi positif, yaitu 1 dan dirinya sendiri, sedangkan 1 hanya punya satu. Selain itu, jika 1 dianggap prima, faktorisasi 10 tidak unik: 2 × 5, 1 × 2 × 5, 1 × 1 × 2 × 5, dan seterusnya tanpa akhir. Karena itu daftar faktor prima dari 1 kosong.

Bisakah bilangan negatif, desimal, atau nol difaktorkan?

Tidak, hanya bilangan bulat positif yang diterima. Untuk bilangan negatif, faktorkan nilai mutlaknya lalu tambahkan tandanya: −50 = −(2 × 5²). Nol tidak punya faktorisasi karena semua bilangan prima membaginya. Untuk desimal, ubah dulu ke pecahan (0,6 = 3/5), lalu faktorkan pembilang dan penyebutnya secara terpisah.

Langkah berikutnya

Faktor persekutuan terbesar (FPB) Hitung FPB bilangan bulat dengan algoritma Euklides, lengkap dengan langkahnya: FPB(48, 18) = 6.

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.