BELAJAR SESUAI KEMAMPUAN

Cara Mencari Pecahan di Antara Dua Pecahan

Diterbitkan pada

Di antara dua pecahan yang nilainya berbeda selalu ada pecahan lain. Urutkan nilainya sebagai a < b, lalu hitung titik tengahnya, (a + b)/2. Hasilnya bilangan rasional yang lebih besar dari a dan lebih kecil dari b, termasuk jika salah satu atau kedua batas bernilai negatif.

Dengan penyebut yang sama

Tulis kedua pecahan dengan penyebut yang sama, lalu pilih pembilang di antara kedua pembilangnya. Di antara 1/2 dan 2/3: 6/12 dan 8/12, jadi 7/12 berada di tengah-tengahnya. Jika pembilangnya berurutan, kalikan pembilang dan penyebut keduanya dengan 2: di antara 1/3 dan 2/3, bentuk 2/6 dan 4/6 menyisakan 3/6 = 1/2. Cara ini memberi satu pecahan di dalam interval; titik tengah juga memberi pecahan di dalam, dan jaraknya sama ke kedua batas.

Cara mencari titik tengah

Ikuti langkah berikut untuk mendapatkan satu pecahan di antara dua batas:

  1. Pastikan kedua nilai berbeda; bentuk 1/2 dan 2/4 sebenarnya sama.
  2. Urutkan batas dari nilai terkecil ke terbesar.
  3. Jumlahkan kedua pecahan secara eksak dengan penyebut bersama.
  4. Bagi jumlahnya dengan 2.
  5. Periksa bahwa hasilnya memenuhi pertidaksamaan a < hasil < b.

Di antara 1/4 dan 3/4, jumlahnya 1/4 + 3/4 = 1. Setengah dari jumlah itu adalah 1/2, sehingga 1/4 < 1/2 < 3/4. Titik tengah berjarak sama dari kedua batas.

Bagaimana menghitungnya jika penyebut berbeda atau ada nilai negatif?

Gunakan penyebut bersama untuk menjumlahkan pecahan, lalu pertahankan tanda negatif saat menghitung. Di antara 2/3 dan 3/4, tulis 2/3 = 16/24 dan 3/4 = 18/24. Titik tengahnya adalah (16/24 + 18/24)/2 = 34/24 ÷ 2 = 17/24. Pemeriksaannya: 16/24 < 17/24 < 18/24.

Titik tengah juga berlaku saat salah satu batas negatif. Di antara −1/2 dan 1/4, jumlahnya −2/4 + 1/4 = −1/4; setelah dibagi 2, hasilnya −1/8. Dalam per delapan, batas-batasnya adalah −4/8 < −1/8 < 2/8.

Jika batas dimasukkan dalam urutan terbalik, tetap urutkan hasil saat menjelaskan letaknya. Kalkulator pecahan di antara dua pecahan mengurutkan batas dan menampilkan pertidaksamaan untuk memeriksa hasil.

Mengapa ada tak terhingga pecahan di antaranya?

Setelah menemukan titik tengah m, cari titik tengah antara batas bawah a dan m. Nilai baru itu tetap lebih besar daripada a dan lebih kecil daripada batas awal b. Proses ini dapat diulang terus, sehingga tidak ada pecahan rasional terakhir di dalam interval.

Sebagai contoh, di antara 1/4 dan 3/4 ada 1/2. Di antara 1/4 dan 1/2 ada 3/8; di antara 1/2 dan 3/4 ada 5/8. Pengulangan berikutnya menghasilkan 5/16 di antara 1/4 dan 3/8.

Titik tengah baru selalu dapat ditemukan Ketiga garis bilangan memakai skala yang sama, dari 1/4 hingga 3/4. Interval pertama membentang dari 1/4 hingga 3/4. Pada langkah berikutnya, 1/4 tetap menjadi batas kiri dan titik tengah sebelumnya menjadi batas kanan. Titik tengah baru adalah 1/2, 3/8, dan 5/16. Proses ini dapat diulang terus; tidak ada pecahan yang langsung mengikuti 1/4.
  1. Langkah 1. Titik tengah antara 1/4 dan 3/4: 1/2
  2. Langkah 2. Titik tengah antara 1/4 dan 1/2: 3/8
  3. Langkah 3. Titik tengah antara 1/4 dan 3/8: 5/16

1/43/4

¼ < 5/16 < ⅜ < ½ < ¾

Contoh tandingan: 1/2 dan 2/4 tampak berbeda, tetapi nilainya sama. Titik tengah keduanya tetap 1/2, bukan nilai yang terletak secara ketat di antara batas. Karena itu, syaratnya adalah dua nilai berbeda, bukan sekadar dua tulisan pecahan yang berbeda.

Titik tengah dan mediant bukan hal yang sama

Titik tengah adalah rata-rata aritmetika. Mediant membentuk pecahan baru dengan menjumlahkan pembilang dan penyebut dari kedua pecahan yang sudah disederhanakan: untuk p/q dan r/s, mediantnya (p + r)/(q + s), dengan penyebut positif.

Untuk 1/3 dan 1/2, mediantnya (1 + 1)/(3 + 2) = 2/5, sedangkan titik tengahnya (1/3 + 1/2)/2 = 5/12. Keduanya berada di antara batas, tetapi hanya 5/12 yang berjarak sama dari kedua batas.

Mediant juga bukan cara menjumlahkan pecahan: 1/3 + 1/2 = 5/6, yang berada di luar interval 1/3 sampai 1/2. Bentuk pecahan perlu disederhanakan sebelum mediant manual dihitung. Misalnya, menulis 1/3 sebagai 2/6 menghasilkan mediant manual 3/8; kalkulator terkait menormalkan masukan sebelum menerapkan metodenya.

Contoh lain yang dapat diperiksa

  1. Penyebut sama: titik tengah antara 2/7 dan 4/7 adalah (6/7)/2 = 3/7; jadi 2/7 < 3/7 < 4/7.
  2. Batas berdekatan: 1/2 = 6/12, maka titik tengah antara 5/12 dan 1/2 adalah 11/24; pemeriksaannya 10/24 < 11/24 < 12/24.
  3. Dua batas negatif: titik tengah antara −3/4 dan −1/4 adalah −1/2, sehingga −3/4 < −2/4 < −1/4.
  4. Batas berupa bilangan bulat: antara 1 = 4/4 dan 5/4, titik tengahnya 9/8; 8/8 < 9/8 < 10/8.

Memeriksa titik tengah dan mediant secara eksak

Di antara 1/3 dan 1/2, titik tengahnya adalah (1/3 + 1/2)/2 = 5/12. Dalam satuan per dua belas, 1/3=4/12 dan 1/2=6/12, sehingga 4/12 < 5/12 < 6/12; jarak ke setiap ujung adalah 1/12. Mediant 2/5 juga berada di dalam, tetapi jaraknya berbeda: 2/5−1/3=1/15 dan 1/2−2/5=1/10. Kedua cara menemukan nilai di dalam interval, tetapi hanya rata-rata yang berjarak sama dari kedua ujung.

Menukar urutan ujung tidak mengubah rata-rata: pertukaran a dan b tetap menghasilkan (a+b)/2. Namun, pastikan nilainya berbeda; 1/2 dan 2/4 tidak membatasi sebuah interval. Perhitungan jarak yang sama berlaku untuk ujung negatif. Di antara −1/2 dan 1/4, misalnya, titik tengahnya −1/8, dan satuan per delapan membuktikan −1/2 < −1/8 < 1/4.

Latihan terselesaikan: di antara 3/8 dan 5/8, rata-ratanya (3/8+5/8)/2=(8/8)/2=1/2. Karena 1/2=4/8, berlaku 3/8 < 4/8 < 5/8. Titik tengah mudah diperiksa karena jaraknya simetris; jika hanya perlu bilangan rasional di dalam interval, mediant yang sah juga dapat digunakan sesuai syarat panduan ini.

Pada skala yang sama, 1/3 berada di kiri 1/2 dan titik tengah eksak 5/12 berada di antaranya. Posisi dihitung menggunakan pecahan, bukan desimal yang dibulatkan.
Di antara 1/3 dan 1/2 terdapat mediant 2/5 dan titik tengah 5/12. Keduanya berada di dalam, tetapi hanya 5/12 yang berjarak sama dari kedua ujung.
Ujung −1/2 dan 1/4 memiliki titik tengah −1/8. Jarak dari −1/2 ke −1/8 sama dengan jarak dari −1/8 ke 1/4.

Bacaan terkait: perbandingan pecahan, garis bilangan pecahan.

Pertanyaan umum

Apa cara langsung mencari pecahan di antara dua nilai berbeda?

Hitung titik tengahnya, yaitu jumlah kedua pecahan dibagi dua. Di antara 1/3 dan 1/2, hasilnya (1/3 + 1/2)/2 = 5/12. Pemeriksaan dalam per dua belas menunjukkan 4/12 lebih kecil dari 5/12, lalu 6/12.

Bagaimana mencari pecahan antara dua pembilang berurutan?

Perbesar penyebut bersama beserta pembilangnya agar tersedia bagian lebih kecil. Untuk 1/3 dan 2/3, tulis 2/6 dan 4/6. Nilai 3/6 = 1/2 berada di antaranya; tidak adanya pembilang bulat di penyebut awal bukan berarti interval kosong.

Bagaimana mendapatkan beberapa pecahan di antara dua batas?

Temukan titik tengah, lalu ulangi pada interval lebih kecil. Di antara 1/4 dan 3/4 ada 1/2. Titik tengah antara 1/4 dan 1/2 ialah 3/8, sedangkan antara 1/2 dan 3/4 ialah 5/8. Semua tetap berada di dalam batas awal.

Apakah titik tengah dua pecahan selalu bilangan rasional?

Ya, jika kedua pecahan terdefinisi. Penjumlahan bilangan rasional dan pembagian dengan bilangan bulat bukan nol tetap rasional. Jadi titik tengah dapat ditulis sebagai pecahan eksak; desimal yang dibulatkan tidak diperlukan untuk menentukan letaknya.

Mengapa titik tengah dan mediant 1/3 serta 1/2 berbeda?

Titik tengah ialah rata-rata aritmetika, 5/12, dengan jarak 1/12 ke setiap batas. Mediant menjumlahkan pembilang serta penyebut dan memberi 2/5. Nilai 2/5 berada di dalam, tetapi jaraknya 1/15 dan 1/10, sehingga tidak simetris.

Mengapa menjumlahkan dua pecahan tidak selalu memberi nilai di antaranya?

Penjumlahan berbeda dari rata-rata. Pada 1/3 dan 1/2, jumlahnya 5/6, lebih besar daripada kedua batas. Bagi jumlah itu dengan dua untuk memperoleh titik tengah 5/12. Rumus mediant juga bukan aturan penjumlahan pecahan.

Bisakah pecahan di antara dua batas bernilai nol?

Bisa, jika batas berada di dua sisi nol. Titik tengah −1/3 dan 1/3 ialah nol karena jumlahnya nol. Nilai nol dapat ditulis 0/1 dan memenuhi urutan ketat −1/3 lebih kecil dari nol, lalu 1/3.

Bagaimana mencari titik tengah dua pecahan negatif?

Gunakan penjumlahan bertanda lalu bagi dua, seperti untuk nilai positif. Titik tengah −3/4 dan −1/4 ialah (−1)/2 = −1/2. Dengan penyebut 4, urutannya −3/4, −2/4, −1/4, sehingga hasilnya benar-benar di dalam.

Adakah pecahan yang langsung mengikuti 1/2?

Tidak ada pecahan rasional terkecil yang lebih besar dari 1/2. Untuk setiap batas rasional b yang lebih besar, titik tengah (1/2 + b)/2 masih lebih besar dari 1/2 tetapi lebih kecil dari b. Proses itu dapat terus diulang.

Mengapa tidak ada pecahan yang terletak ketat antara 1/2 dan 2/4?

Kedua tulisan itu menunjukkan nilai yang sama, sehingga tidak membentuk interval dengan dua batas berbeda. Titik tengahnya tetap 1/2 dan bukan nilai di dalam interval terbuka. Sederhanakan atau bandingkan batas sebelum mencari pecahan antaranya.

Langkah berikutnya

Pecahan di Antara Dua Pecahan Kalkulator pecahan di antara dua pecahan dengan titik tengah atau mediant.
Laporkan kesalahanCara kami menangani koreksi

Gunakan kalkulator pecahan

KALKULATOR SELALU SIAP DIGUNAKAN

Simpan kalkulator

Buka menu browser lalu pilih “Instal aplikasi” atau “Tambahkan ke Layar Utama”. Kamu juga bisa menandai halaman ini.